Menurut Kantor Berita ABNA, dalam wawancaranya dengan koran Republika, Nasrabadi mengatakan, pencabutan sanksi-sanksi membuat kerjasama Iran dengan berbagai negara dunia termasuk Indonesia, ditindaklanjuti secara lebih serius.
Menjelaskan bahwa masyarakat Iran dan Indonesia saling memiliki pandangan positif, Nasrabadi menambahkan, Republik Islam Iran siap bekerjasama dengan Indonesia di sektor perdagangan, industri energi, minyak dan gas, energi terbarukan serta pembangunan jalan dan proyek infrastruktur lain.
Duta Besar Iran untuk Jakarta menjelaskan, kerjasama perbankan merupakan tantangan utama dalam hubungan kedua negara, seraya mengatakan, Tehran telah mengirim beberapa delegasi perbankan ke Jakarta untuk menjalin hubungan dengan sistem perbankan kedua negara.
Menyinggung tekad besar Iran untuk menyatukan umat Islam dalam pemberantasan terorisme, Nasrabadi menandaskan, untuk menyelesaikan isu di kawasan yang dibutuhkan bukan koalisi militer, melainkan dialog dan interaksi positif.